Dapur SPPG di Tanah Bumbu Langkah Nyata Dukung Gizi Siswa dan UMKM Lokal
Info Teluk Kepayang– Program makan bergizi yang diusung oleh Presiden RI Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil nyata di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Salah satu buktinya adalah pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Yakut, Kelurahan Batulicin, yang diresmikan oleh Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya dan Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Bumbu, Sita Arief Prasetya, Kamis (17/7) lalu.
Dukungan Penuh dari Polri untuk Generasi Sehat
Pembangunan dapur SPPG ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi anak sekolah. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, menjelaskan bahwa ini adalah dapur ketiga yang dibangun di wilayahnya.
“Kami mengikuti instruksi Kapolri melalui Kapolda Kalsel untuk mendukung program makan bergizi. Dapur ini sudah hampir 100% siap dan akan mulai beroperasi awal Agustus 2025,” ujar Arief.

Baca Juga: Tingkatkan Koordinasi, Lapas Batulicin Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kab. Tanah Bumbu
Fasilitas ini akan melayani 3.417 siswa dari 13 sekolah di Kecamatan Batulicin, terdiri dari 6 SD, 4 SMP, dan 3 SMA. Proses rekrutmen 47 tenaga dapur juga sedang berjalan, dengan 60 peserta menjalani tes psikologi dan pemeriksaan riwayat hidup di Polres Tanah Bumbu.
Anggota DPRD Apresiasi Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari Fraksi PKB, Andi Asdar Wijaya, memberikan apresiasi tinggi atas langkah ini. Menurutnya, kehadiran dapur SPPG tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga mendorong perekonomian daerah.
“Program ini sangat membantu UMKM lokal, mulai dari supplier bahan pokok hingga petani, peternak, dan nelayan. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” kata Andi Asdar, Jumat (18/7).
Harapan Masyarakat: Program Berkelanjutan
Masyarakat setempat menyambut baik inisiatif ini, terutama orang tua siswa yang menginginkan anak-anaknya mendapat asupan bergizi tanpa harus membebani keuangan keluarga.
“Semoga program ini berjalan lancar dan berkelanjutan, tidak hanya sekadar seremonial,” harap Siti Rahma, salah seorang warga Batulicin.
















