Info Teluk Kepayang – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menurunkan alat selam untuk melakukan pencarian terhadap seorang santri yang diduga tenggelam di Sungai Martapura. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area sungai yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses evakuasi.
Korban Diduga Tenggelam Saat Beraktivitas di Sungai
Berdasarkan informasi awal, korban merupakan seorang santri yang diduga tenggelam saat beraktivitas di sekitar Sungai Martapura. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar, yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.
Sejak laporan diterima, tim SAR langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi arus sungai dan faktor keselamatan petugas.
Alat Selam Dikerahkan untuk Pencarian Bawah Air
Memasuki tahap lanjutan pencarian, tim SAR menurunkan alat selam guna menyisir area bawah permukaan sungai. Langkah ini dilakukan mengingat visibilitas air yang terbatas serta dugaan kuat korban berada di dasar sungai.
Penyelaman dilakukan oleh personel SAR yang memiliki kualifikasi khusus, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan di tengah arus Sungai Martapura yang cukup deras.

Baca juga: Kios Air Minum Isi Ulang di Landasan Ulin Hangus Terbakar, Sang Pemilik Terpukul
Penyisiran Dilakukan di Sejumlah Titik Strategis
Selain penyelaman, tim SAR juga melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet. Sejumlah titik strategis diperiksa, termasuk area pusaran air, bantaran sungai, serta jalur aliran yang berpotensi membawa korban terbawa arus.
Pencarian dilakukan secara sistematis dengan membagi area menjadi beberapa sektor agar proses evakuasi berjalan lebih efektif.
Keluarga dan Warga Pantau Proses Pencarian
Keluarga korban terlihat memantau langsung proses pencarian dari tepi sungai. Sejumlah warga dan santri lainnya juga ikut berkumpul, berharap korban dapat segera ditemukan.
Tim SAR mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian agar tidak menghambat proses evakuasi dan demi keselamatan bersama.
Tantangan Arus dan Kondisi Air
Proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala, di antaranya arus sungai yang cukup kuat serta kondisi air yang keruh. Faktor tersebut menyulitkan visibilitas penyelam dan memperlambat proses pencarian.
Meski demikian, tim SAR memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan.
Operasi SAR Terus Dilanjutkan
Tim SAR menyatakan operasi pencarian akan dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan arus sungai. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan strategi terbaik dalam proses pencarian selanjutnya.
Pihak SAR berharap korban dapat segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga dan penanganan selanjutnya dapat dilakukan sesuai prosedur.
















