Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Remaja Diterkam Buaya di Tanggul Sungai Tanah Laut, Kapolsek Panyipatan Ungkap Kronologinya

Oplus_131072
cek disini

Info Teluk Kepayang – Peristiwa mencekam terjadi di tanggul sungai wilayah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, ketika seorang remaja diterkam buaya saat berada di sekitar bantaran sungai. Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga setempat dan memicu kekhawatiran akan keberadaan buaya liar di kawasan permukiman.

Pihak kepolisian setempat melalui Kapolsek Panyipatan mengungkapkan kronologi kejadian sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kejadian Terjadi di Tanggul Sungai

Menurut keterangan Kapolsek Panyipatan, peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di tanggul sungai bersama beberapa rekannya. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air dan menyerang korban.

“Korban berada di tepi sungai, kemudian buaya muncul secara tiba-tiba dan langsung menerkam,” ujar Kapolsek.

Situasi berlangsung cepat dan membuat rekan-rekan korban panik serta berteriak meminta pertolongan.

Warga Berupaya Menolong Korban

Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi kejadian. Dengan menggunakan alat seadanya, warga berupaya menghalau buaya agar melepaskan korban.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah buaya melepaskan korban dan kembali ke sungai. Korban kemudian segera dievakuasi ke tempat aman.

Korban Alami Luka Serius

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian menyatakan korban saat ini dalam perawatan intensif dan terus dipantau kondisinya oleh tenaga medis.

Tanah Laut
Tanah Laut

Baca juga: SEA Games 2025 – Ganda putra Sabar/Reza sabet emas

Kapolsek Ungkap Kronologi Awal

Kapolsek Panyipatan menjelaskan bahwa lokasi kejadian memang dikenal sebagai habitat buaya, terutama saat debit air sungai meningkat. Namun, aktivitas masyarakat di sekitar sungai masih kerap terjadi.

“Kami sudah beberapa kali mengingatkan warga agar berhati-hati dan mengurangi aktivitas di bantaran sungai,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa laporan kejadian telah diteruskan ke instansi terkait.

Imbauan Kewaspadaan kepada Masyarakat

Pasca kejadian, Polsek Panyipatan mengimbau masyarakat untuk:

  • Tidak beraktivitas di tepi sungai, terutama saat pagi dan sore hari

  • Menghindari memancing atau berenang di lokasi rawan

  • Segera melapor jika melihat kemunculan buaya

Imbauan ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Koordinasi dengan Instansi Terkait

Polisi juga berkoordinasi dengan BKSDA dan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut terkait keberadaan buaya di sungai tersebut. Langkah-langkah antisipatif akan disiapkan guna melindungi keselamatan warga.

Pemasangan papan peringatan di lokasi rawan juga menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan.

Warga Diminta Tidak Panik

Meski kejadian ini menimbulkan kekhawatiran, warga diminta untuk tidak panik dan tetap waspada. Aparat kepolisian dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta mengambil langkah preventif.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami minta warga tetap tenang namun selalu berhati-hati,” tegas Kapolsek.

Keselamatan Jadi Perhatian Bersama

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar. Aktivitas manusia yang berdekatan dengan sungai perlu dibarengi dengan kesadaran akan potensi bahaya yang ada.

Pihak berwenang berharap kerja sama semua pihak dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *