Info Teluk Kepayang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak di Banua. Jumat (13/9/2025), ia secara langsung menyerahkan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu sebagai upaya mencegah putus sekolah.
Dorongan Agar Anak Tetap Bersekolah
Dalam kesempatan tersebut, Hj Fathul Jannah menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting untuk membangun generasi masa depan Kalsel yang berkualitas. Oleh karena itu, TP PKK bersama pemerintah provinsi terus berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak berhenti sekolah hanya karena keterbatasan biaya.
“Anak-anak adalah aset berharga bagi daerah ini. Jangan sampai mereka kehilangan kesempatan belajar karena masalah ekonomi,” ujarnya.
Bantuan untuk Siswa Kurang Mampu
Bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan sekolah seperti tas, seragam, buku, serta bantuan biaya pendidikan. Menurut Hj Fathul Jannah, bantuan tersebut memang tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak.
“Kami ingin bantuan ini memberi semangat bagi adik-adik agar tetap rajin belajar, dan bagi orang tua agar tidak khawatir soal biaya sekolah,” tambahnya.

Baca juga: Status Siaga Karhutla Kalsel Resmi Dicabut! Helikopter Water Bombing Ditarik
Apresiasi untuk Peran PKK
Selain menyerahkan bantuan, Hj Fathul Jannah juga mengapresiasi kerja keras para kader PKK di tingkat kabupaten dan kecamatan yang terus aktif mendata serta mengawal anak-anak dari keluarga rentan agar tidak terabaikan.
“PKK adalah garda terdepan dalam mendampingi keluarga. Mereka yang tahu kondisi di lapangan, sehingga bisa cepat memberi masukan dan laporan,” jelasnya.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Pendidikan Kalsel, yang menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan TP PKK dalam program pengentasan putus sekolah. Pemerintah daerah berencana memperluas program bantuan pendidikan agar lebih banyak anak dapat terbantu.
“Tidak ada anak di Kalsel yang boleh putus sekolah. Pemprov bersama PKK dan seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu memastikan hal ini,” kata perwakilan Dinas Pendidikan.
Harapan ke Depan
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Hj Fathul Jannah berharap angka putus sekolah di Kalsel bisa terus ditekan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap pendidikan generasi muda.
“Kalau semua peduli, insyaallah anak-anak kita bisa terus bersekolah, berprestasi, dan kelak menjadi generasi penerus yang membanggakan,” pungkasnya.
















