Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

BPS Tabalong Prediksi Inflasi Bawang Merah September, Pemkab Siap Subsidi Bibit

cek disini

Teluk Kepayang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabalong memperkirakan bawang merah akan menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi pada September 2025. Prediksi ini merujuk pada tren harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional yang cenderung naik sejak pertengahan Agustus.

Kepala BPS Tabalong, Nur Aini, menjelaskan bahwa faktor cuaca dan distribusi menjadi penyebab utama fluktuasi harga. “Beberapa wilayah sentra produksi bawang merah mengalami penurunan hasil panen akibat curah hujan tinggi, sehingga pasokan berkurang. Hal ini berpotensi mendorong inflasi daerah,” jelasnya, Kamis (21/8/2025).

Respons Pemkab: Subsidi Bibit untuk Petani

Menanggapi prediksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyatakan siap memberikan subsidi bibit bawang merah kepada kelompok tani.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, menegaskan langkah ini sebagai bentuk intervensi jangka menengah agar produksi bawang merah tetap terjaga. “Kami tidak hanya fokus pada stabilisasi harga jangka pendek, tetapi juga memperkuat produksi lokal dengan menyalurkan bibit unggul secara subsidi,” katanya.

BPS Tabalong
BPS Tabalong

Baca juga: Ririk Sumari Ajak Pelajar Melek Politik, Program DMS di SMAN 2 Banjarbaru

Jaga Ketersediaan dan Harga

Selain subsidi bibit, Pemkab juga menjalin koordinasi dengan Bulog dan pelaku pasar untuk menjaga ketersediaan stok dan menekan potensi lonjakan harga. Dinas Perdagangan Tabalong telah melakukan pemantauan harian di pasar tradisional guna memastikan harga tidak melejit.

“Kalau harga naik terlalu tinggi, operasi pasar bisa segera digelar. Kami ingin masyarakat tetap bisa membeli bawang merah dengan harga terjangkau,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Rahmat Hidayat.

Harapan Petani dan Konsumen

Sejumlah petani menyambut baik rencana subsidi bibit dari pemerintah daerah. “Kalau bibit lebih murah dan kualitas bagus, hasil panen bisa lebih baik. Mudah-mudahan harga di pasar juga stabil,” kata Suparno, petani bawang merah asal Kecamatan Tanta.

Di sisi lain, konsumen berharap intervensi pemerintah benar-benar mampu mengendalikan harga. “Bawang merah ini kebutuhan pokok, kalau mahal masyarakat kecil yang paling terasa bebannya,” ujar Dewi, warga Tanjung.

Dengan prediksi BPS dan antisipasi Pemkab, Tabalong berharap inflasi akibat kenaikan bawang merah bisa ditekan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat dan keberlanjutan produksi lokal.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *