Info Teluk Kepayang – Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat mantan Kapolres Bima menjadi perhatian serius Kompolnas. Komisi Kepolisian Nasional menegaskan akan mengawal penanganan perkara tersebut secara ketat untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.
Sejalan dengan itu, Polri memastikan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut tanpa pandang bulu sebagai bentuk penegakan hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kompolnas Beri Perhatian Khusus
Kompolnas menyatakan kasus ini menjadi atensi karena melibatkan perwira tinggi Polri yang pernah menjabat sebagai Kapolres. Menurut Kompolnas, setiap anggota Polri yang terbukti melanggar hukum, terlebih dalam kasus narkoba, harus diproses secara tegas sesuai aturan yang berlaku.
Kompolnas juga menegaskan tidak akan ada perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun. Pengawasan dilakukan sejak tahap penyidikan hingga proses hukum selesai, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan.
Polri Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Polri menegaskan bahwa proses hukum terhadap eks Kapolres Bima akan dikawal secara serius hingga tuntas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri dalam pemberantasan narkoba, termasuk di internal institusi.
Pimpinan Polri menegaskan bahwa institusi tidak akan mentolerir anggota yang terlibat narkoba karena bertentangan dengan tugas utama kepolisian sebagai penegak hukum dan pelindung masyarakat.

Baca juga: Pasien PBI Darurat Harus Dilayani, Muhaimin Iskandar Wanti-Wanti Rumah Sakit
Proses Hukum Berjalan Sesuai Prosedur
Saat ini, kasus dugaan narkoba tersebut masih dalam penanganan aparat penegak hukum. Seluruh tahapan penyidikan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, baik dari sisi pidana umum maupun kode etik kepolisian.
Jika terbukti bersalah, yang bersangkutan tidak hanya akan menghadapi proses pidana, tetapi juga sanksi etik dan disiplin yang dapat berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Jaga Marwah dan Kepercayaan Publik
Kasus ini dinilai menjadi ujian serius bagi Polri dalam menjaga marwah institusi. Kompolnas menilai keterbukaan informasi dan ketegasan sanksi menjadi kunci utama untuk memulihkan dan menjaga kepercayaan publik.
Pengawasan ketat dari Kompolnas diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas penanganan perkara serta memastikan keadilan ditegakkan tanpa intervensi.
Harapan Penuntasan Secara Transparan
Masyarakat diharapkan dapat mengikuti perkembangan kasus ini secara objektif dan tidak berspekulasi. Kompolnas dan Polri berkomitmen menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka sesuai ketentuan.
Dengan pengawalan ketat hingga tuntas, kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting sekaligus peringatan keras bagi seluruh anggota Polri agar menjauhi narkoba dan menjaga integritas sebagai aparat penegak hukum.
















