Info Teluk Kepayang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah terbaru adalah membekali pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan pelatihan perkoperasian yang digelar di aula pertemuan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) setempat.
Kegiatan ini diikuti puluhan pengurus Kopdes dari berbagai desa di HST dengan antusiasme tinggi, mengingat koperasi desa kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal.
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Dalam sambutannya, perwakilan Pemkab HST menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah ekonomi bersama yang berbasis kebersamaan. Pelatihan ini, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola koperasi dengan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
“Koperasi adalah instrumen penting untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa. Melalui pelatihan ini, kami ingin pengurus Kopdes Merah Putih lebih siap menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Materi Pelatihan: Manajemen hingga Digitalisasi
Pelatihan perkoperasian kali ini tidak hanya membahas hal-hal dasar, seperti tata kelola keuangan, penyusunan laporan, dan strategi pengembangan usaha, tetapi juga menyentuh aspek modern, seperti digitalisasi koperasi.
Para peserta diberi pemahaman tentang pentingnya memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar, mempercepat pelayanan anggota, hingga mengoptimalkan sistem pencatatan keuangan.
“Kalau koperasi bisa adaptif dengan perkembangan teknologi, bukan tidak mungkin bisa bersaing dengan lembaga keuangan lainnya,” kata narasumber dari Diskop UKM HST.

baca juga: Penculik Kacab BRI Cempaka Putih Tenyata Incar Puluhan Miliar di Rekening Dormant
Antusiasme Peserta
Para pengurus Kopdes Merah Putih menyambut positif pelatihan ini. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat membantu untuk memperkuat kemampuan manajerial dan memajukan koperasi di desa masing-masing.
“Selama ini kami masih belajar mengelola koperasi secara otodidak. Dengan adanya pelatihan ini, banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama soal digitalisasi dan transparansi keuangan,” ujar salah satu peserta.
Harapan Lahirnya Koperasi Mandiri
Pemkab HST menaruh harapan besar agar Kopdes Merah Putih bisa menjadi contoh bagi koperasi desa lainnya. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu menjadi sumber permodalan masyarakat desa, membuka peluang usaha baru, hingga meningkatkan kesejahteraan anggota.
“Koperasi yang sehat akan memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat desa. Ini sejalan dengan visi Pemkab HST untuk membangun daerah dari akar rumput,” tegas pejabat Diskop UKM.
Komitmen Pemerintah Daerah
Sebagai tindak lanjut, Pemkab HST berencana mengadakan pendampingan berkelanjutan serta memberikan akses permodalan bagi koperasi yang sudah siap berkembang. Pemerintah juga akan menggandeng berbagai pihak, termasuk perbankan dan lembaga swasta, untuk memperluas jaringan usaha koperasi.
Dengan langkah ini, Kopdes Merah Putih diharapkan benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi desa, sesuai dengan semangat gotong royong yang menjadi jiwa koperasi di Indonesia.
















