Info Teluk Kepayang – Suasana malam di salah satu Balai KB (Keluarga Berencana) di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mendadak ricuh ketika aparat gabungan Satpol PP bersama pihak kepolisian melakukan penggerebekan pesta tuak, Minggu (21/9) malam. Sejumlah remaja yang terjaring razia sempat panik dan berusaha melarikan diri, bahkan ada yang nekat melawan petugas.
Razia Bermula dari Laporan Warga
Informasi awal diperoleh aparat dari laporan masyarakat sekitar yang resah dengan aktivitas sekelompok pemuda di Balai KB. Mereka kerap berkumpul hingga larut malam sambil menenggak minuman keras tradisional jenis tuak, serta membuat keributan yang mengganggu lingkungan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan Satpol PP Balangan bersama kepolisian setempat melakukan patroli malam dan langsung menggerebek lokasi.
Belasan Remaja Terjaring
Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan belasan remaja, sebagian besar masih berusia di bawah 20 tahun. Saat digerebek, mereka tengah asyik berpesta tuak dengan musik keras dan suasana riuh.
Namun, kondisi mendadak memanas ketika salah seorang remaja mencoba melawan petugas. Remaja itu mendorong aparat dan berusaha kabur, hingga terjadi kericuhan kecil. Beruntung, situasi cepat terkendali setelah beberapa petugas lain membantu mengamankan remaja tersebut.
“Ada satu yang sempat melawan, tapi sudah kami amankan. Mereka kemudian dibawa ke kantor untuk didata dan diberikan pembinaan,” ujar Kepala Satpol PP Balangan.

Baca juga: Erick Thohir jadi Menpora, Klaim Masih Dipercaya FIFA
Tindakan Pembinaan
Para remaja yang terjaring razia kemudian digiring ke kantor Satpol PP. Di sana, mereka didata identitasnya dan dipanggilkan orang tua masing-masing. Aparat juga memberikan pembinaan dan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatannya.
Menurut aparat, penggunaan fasilitas umum seperti Balai KB untuk kegiatan mabuk-mabukan tidak hanya mencoreng citra tempat tersebut, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah sosial, mulai dari tawuran hingga tindak kriminal.
Respons Masyarakat
Warga sekitar menyambut baik langkah aparat melakukan penggerebekan. Mereka menilai aksi tegas diperlukan agar tidak ada lagi penyalahgunaan fasilitas publik untuk kegiatan negatif.
“Kami sudah lama resah, apalagi kalau malam suka ribut. Kadang sampai berkelahi sesama mereka. Alhamdulillah sekarang ditindak,” ujar salah seorang warga.
Pesan Tegas dari Aparat
Satpol PP menegaskan akan rutin melakukan patroli untuk mencegah kejadian serupa. Aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
“Kami ingin fasilitas umum dimanfaatkan sesuai peruntukannya, bukan untuk hal-hal yang melanggar norma dan hukum. Ke depan, jika ditemukan lagi, tindakan tegas akan diberikan,” kata Kepala Satpol PP Balangan.
















