Info Teluk Kepayang — Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru resmi merayakan hari jadinya yang ke-9 pada Selasa (4/11/2025). Dalam momentum penuh makna itu, manajemen rumah sakit meluncurkan dua fasilitas layanan baru sebagai komitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya.
Acara peringatan yang digelar di halaman utama RSD Idaman berlangsung meriah namun penuh kekhidmatan. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Banjarbaru, H. Aditya Mufti Ariffin, didampingi Wakil Wali Kota Wartono, jajaran direksi, tenaga medis, serta para mitra kerja rumah sakit.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aditya menyampaikan apresiasi atas kiprah RSD Idaman yang terus berkembang sejak berdiri pada 2016. Menurutnya, usia sembilan tahun menjadi momentum refleksi untuk memperkuat dedikasi dan profesionalisme tenaga kesehatan.
“RSD Idaman telah menjadi bagian penting dalam sistem layanan kesehatan di Banjarbaru. Kita bersyukur, rumah sakit ini terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Aditya.
Dua Fasilitas Baru Resmi Beroperasi
Dalam perayaan ulang tahun tersebut, RSD Idaman Banjarbaru memperkenalkan fasilitas layanan Hemodialisa Terpadu dan Unit Gizi Terpadu yang telah rampung dibangun dan siap melayani pasien.
Direktur RSD Idaman, dr. Rahmad Setiawan, MARS, menjelaskan bahwa layanan Hemodialisa Terpadu dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pasien gagal ginjal yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Fasilitas ini dilengkapi dengan peralatan modern, ruang yang nyaman, serta tenaga medis terlatih. Kami ingin memberikan pengalaman perawatan yang lebih manusiawi dan efisien,” jelas Rahmad.
Sementara Unit Gizi Terpadu akan fokus pada penyusunan pola makan pasien rawat inap maupun rawat jalan. Unit ini juga berperan sebagai pusat edukasi gizi bagi masyarakat umum melalui kegiatan penyuluhan dan konsultasi.
“Kesehatan tidak hanya soal pengobatan, tapi juga pencegahan. Dengan layanan gizi yang kuat, kami berharap masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya pola makan sehat,” tambahnya.

Komitmen Layanan Berbasis Digital
Selain peluncuran fasilitas baru, perayaan ulang tahun RSD Idaman juga diisi dengan pemaparan program kerja 2026, termasuk rencana penerapan sistem digitalisasi pelayanan yang lebih terintegrasi.
Melalui inovasi tersebut, rumah sakit bertekad menghadirkan sistem pendaftaran dan rekam medis elektronik yang mempermudah pasien mendapatkan layanan tanpa antre panjang.
“Kami sedang mengembangkan aplikasi berbasis daring agar masyarakat bisa mengakses jadwal dokter, hasil laboratorium, hingga pembayaran secara online,” ungkap Rahmad.
Ulang Tahun Bernuansa Kebersamaan
Rangkaian kegiatan HUT ke-9 RSD Idaman juga diwarnai dengan pembacaan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan penyerahan penghargaan kepada tenaga kesehatan berprestasi. Suasana keakraban terlihat ketika seluruh jajaran karyawan bergabung dalam acara ramah tamah sambil mengenang perjalanan panjang rumah sakit tersebut.
Wali Kota Aditya turut mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga semangat pelayanan dan kepercayaan masyarakat yang sudah dibangun selama ini.
“Rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tapi tempat masyarakat mencari harapan untuk sembuh. Karena itu, layanan harus berorientasi pada empati dan kecepatan,” pesannya.
Menuju RSD Modern dan Humanis
Menutup acara, Direktur Rahmad menegaskan bahwa ulang tahun ke-9 ini bukan sekadar perayaan, melainkan awal dari babak baru perjalanan RSD Idaman menuju rumah sakit modern, humanis, dan berkelas nasional.
“Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, kami berkomitmen menjadikan RSD Idaman sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
















