Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Telkomsel Telkomsel Telkomsel Telkomsel
Berita  

Curah Hujan Meningkat, Kalsel Dibayangi Ancaman Banjir dan Longsor

cek disini

Info Teluk Kepayang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa Kalimantan Selatan (Kalsel) kini memasuki periode puncak musim hujan yang ditandai dengan peningkatan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di wilayah dengan topografi dataran rendah dan perbukitan.

Kepala Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Dini Kurniawati, mengatakan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalsel telah mencapai 200–400 milimeter per bulan, melebihi rata-rata normal musim hujan sebelumnya. Intensitas hujan yang tinggi ini dipicu oleh aktivitas Monsun Asia dan fenomena La Niña lemah, yang memperkuat pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Kalimantan.

“Hujan lebat berpotensi terjadi hampir setiap hari, terutama pada sore dan malam hari. Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” ujar Dini, Jumat (1/11/2025).

Daerah Rawan Banjir dan Longsor

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, beberapa daerah yang masuk dalam kategori siaga banjir dan longsor antara lain Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, dan Tapin. Kawasan yang berada di sepanjang aliran sungai besar seperti Sungai Barito dan Sungai Martapura juga disebut berisiko tinggi mengalami luapan air jika curah hujan terus meningkat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Andi Rachman, mengatakan pihaknya telah mengaktifkan posko siaga bencana di 13 kabupaten/kota. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat respons penanganan apabila terjadi banjir maupun tanah longsor di wilayah rawan.

“Kami sudah menyiagakan tim reaksi cepat, perahu karet, serta logistik darurat di titik-titik yang berpotensi terdampak. Fokus kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan akses logistik masyarakat tetap terjaga,” tegas Andi.

Sungai Meluap, Drainase Tak Mampu Tampung Air

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah seperti Martapura dan Pelaihari dilaporkan mengalami genangan air setinggi 30–50 sentimeter akibat hujan deras yang mengguyur selama berjam-jam. Kondisi drainase yang tidak optimal memperparah situasi karena aliran air tersumbat oleh tumpukan sampah dan sedimentasi.

Curah Hujan
Curah Hujan

Baca juga: Proyek Jembatan Sungai Ulin Banjarbaru Rampung, Trans Banjarbakula Kembali Normal

“Kami imbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Drainase yang tersumbat mempercepat genangan, terutama di daerah padat penduduk,” ujar Kepala DLH Kabupaten Banjar, Nurul Hidayah.

Upaya Pencegahan dan Edukasi Warga

Pemerintah Provinsi Kalsel bersama BMKG dan BPBD juga gencar melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana melalui sekolah, masjid, dan kantor kelurahan. Warga diminta untuk aktif memantau informasi cuaca serta segera melapor ke pihak berwenang bila terjadi tanda-tanda bencana seperti retakan tanah atau kenaikan muka air sungai secara tiba-tiba.

BPBD juga mendorong pembentukan desa tangguh bencana, terutama di daerah bantaran sungai dan kawasan pegunungan. Program ini dinilai penting untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan evakuasi mandiri.

“Kunci utama menghadapi bencana adalah kesiapsiagaan. Kami ajak masyarakat tidak panik, tapi tetap waspada dan mengetahui langkah-langkah penyelamatan dasar,” tutur Andi.

Imbauan BMKG

BMKG meminta masyarakat memperhatikan prakiraan cuaca harian, khususnya bagi nelayan, petani, dan pengguna jalan di daerah perbukitan yang rawan longsor. Dini juga mengingatkan agar kegiatan di luar ruangan diatur dengan memperhatikan potensi cuaca ekstrem.

“Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga Januari 2026. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun tidak lengah, dan segera mencari informasi resmi hanya dari BMKG dan BPBD,” pungkas Dini.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *